Masrur Ratib
Note
Tulisan ini boleh anda copy, anda tulis lagi, anda kutip walau tak menyertakan nama saya (hihi), anda apakan lah...monggo kerso....
Anda boleh mengambil keuntungan melalui manfaatnya, dan tak di perkenankan mencari untung finansial melalui tulisan ini.
Kebenaran adalah milik ALLAH, kesalahan adalah milik kita adanya.
Kritik dan nasehat dapat anda tegurkan langsung ke saya, dimana saja kita bersua dan dalam keadaan sadar. Jika anda belum tau saya, cari dari siapa yang pertama kali anda mendapatkan copy-an ini, insya Allah dia akan menunjukkan.
Iftitah
Kenalkah engkau siapa itu Hitler .Ya..Adolf Hitler ? pasti tahu persis, pemimpin Nazi yang paling ditakuti beberapa negara. Tahu kah engkau Napoleon Bonaparte ? benar …, pemimpin prancis yang juga mendapat julukan sama dengan Hitler, yang ditakuti. Andai mereka berdua berdiri sendiri tanpa pendukung di kiri-kanannya, mereka ya manusia apa adanya. Ketika mereka memimpin perang, ribuan prajurit di bawa, bertempur habis-habisan, dan apakah prajurit itu akan di ingat sama dengan ketika orang-orang mengingat Hitler dan Napoleon ? Tidak. Mereka hanya akan mati di ingat sebagai prajurit dan yang akan terus terkenal adalah sang komandan. Yang akan terus disanjung, di puji, di angkat adalah sang pemimpin. Orang kedua memang sulit untuk dikenali. Benarlah adanya petuah seorang guru,
“Anak-anak taukah engkau siapa yang pertama kali ke bulan ?”.
“Neil Amstrong pak... !!” jawab murid kompak.
Guru menjawab, “Iya, Benar !! . Lalu siapakah yang kedua ??”.
Murid “ ????!!!!!”
“.. anda bisa bantu Jawab ??” ...
Pikirkan nanti jawabannnya, dan kembali ke saya. Tentulah saya bukan orang pertama yang menulis hal-hal seperti ini, sebuah pemanas semangat, pendingin suasana, atau teman saya di UIN Malang dulu sering ungkapkan dengan kata Zafeera, pencerahan. Saya juga tak harus seperti penyuruh yang mewajibkan anda membaca tulisan ini dan harus sadar setelahnya, dan atau menjadi budak yang mengemis meminta tulisan ini harus dibaca. Suka-suka anda..saja..
Paling tidak dan minimal lah.., saya sudah mengeluarkan sekian ide setelah saya melaluinya terlebih dahulu (sebagai pembesar hati kecil yang pernah gersang dan membutuhkan telaga jernih untuk mendinginkannya). Sekali lagi, tanpa bermaksud meng-guru-i dan tanpa mengenyampingkan anda yang MUNGKIN bilang “ngomong sih gampang...lakuin sendiri dong !” (mungkin lo ya..), diluar niat apapun, siapa tau..lembaran ini bisa membantu.
Jika anda melihat kebaikan, selamilah..itu pahala.
PHASE I
Masrur Ratib
Ruang Putih
Semua berakar dari hati ...
Jika bersih hati mu
Maka akan jernih akalmu
Haluan manusia tidak selalu tetap, terombang-ambing oleh gelombang dan badai pun bisa jadi teman setia...
Ketika itu, nahkoda akan jadi sumber semangat. Dan dalam dirimu, hatimulah nahkoda itu...
Tentang Nya ...
Siapakah yang pernah mengetuk pintu KU,
lalu tidak AKU bukakan ?
AKU telah mengadakan hubungan langsung antara KU dengan angan-angan dan harapan makhluk KU
Maka mengapa kau bersandar selain kepada KU ?
Aku telah menyediakan jawaban dari doa hamba KU
Tapi kenapa tidak puas dengan perlindungan KU ?
Mengapa ia tertipu oleh selain KU ?
Siapa yang pernah mengharapkan AKU karena besar dosanya, lalu AKU putuskan harapannya ??!
(Al Hikam)
Kebaikan Nya...
Bisa jadi kamu membenci sesuatu yang bagi Allah itu baik untukmu. Bisa mungkin Engkau cinta sesuatu yang bagi Allah buruk untukmu. Tuhan lah yang memilihkan untuk kita segala yang baik menurut Nya, bukan menurut kita. Dan Tuhan, akan menerima doamu dan doa-doa kita serta mengabulkannya dalam waktu yang baik menurut NYA, bukan menurutmu.
Kurang lebih ...
Orang yang cerdas adalah orang yang mengakui kebodohannya. Orang yang kaya adalah ia yang mengakui ketidakmampuannya. Orang yang kuat adalah ia yang mengakui kelemahannya. Orang yang baik adalah ia yang mengakui keburukannya.
Sedangkan.....,
Orang bodoh adalah ia yang selalu merasa cerdas. Orang yang miskin adalah ia yang selalu merasa kurang. Orang yang lemah adalah ia yang selalu merasa kuat. Dan orang yang buruk adalah ia yang selalu merasa baik.
Jika engkau yakin Tuhan itu Maha Melihat,
untuk apa kau khawatir tidak diperhatikan NYA.
Jika engkau yakin Tuhan Maha Kasih,
lalu kenapa kau merasa akan mati karena lapar.
Jika engkau yakin Tuhan itu Maha Adil,
Lalu kenapa engkau mengeluhi setiap takdirnya.
Jika Engkau yakin Allah itu Tuhan mu,
lalu kenapa kau bergantung pada selain NYA.
Mulia itu, langka ..
Orang bodoh yang mengakui kekurangannya jauh lebih baik dari orang pintar yang selalu merasa hebat. Para pendosa yang sadar diri jauh lebih baik dari orang taat yang sombong. Kaum miskin yang merasa puas jauh lebih baik dari kaum kaya yang selalu kurang. Keikhlasan untuk mengakui kekurangan sangatlah langka, maka ia dihargai lebih sebagai sifat mulia.
Letakmu ??
Jika engkau ingin mengetahui posisimu di hadapan Allah, maka cukuplah engkau melihat dalam keadaan apa dan bagaimana Allah menempatkanmu saat ini. Hanya.. engkau jarang sadari itu.
Dhalim ...
Dhalim itu..ketika kita mendekatkan diri pada mereka yang menjauhi Allah. Dan menjauhkan diri kita pada mereka yang mendekati NYA. Memusuhi mereka yang mencintai NYA dan mencintai yang memusuhi NYA. Sederhana ..
Rakus !!
Rakus itu .... Tak memandang apa yang dimakan dan dengan siapa ia makan. Intinya dia hanya ingin kenyang. Pandangan kita terlalu rabun karena lensa yang kita pakai adalah harta dan kuasa.
Tak dilarang !
Agama tidak melarang kita untuk menjadi kaya. Tapi hal yang diingatkan untuk di hindari adalah, mencintainya.
Penerang ...
Jika duniamu gelap, mungkin engkau bisa memakai obor harta untuk meneranginya. Tapi andaikata akhiratmu gelap, hanya iman yang bisa menerangimu.
Lakukan hari ini !!
Menunda...
Adalah penganiayaan pada waktu. Engkau berharap akan datang waktu yang lebih baik untuk melakukan sesuatu padahal engkau sendiri tak bisa memastikan itu. Jika engkau adalah si penunda, maka engkau adalah orang yang mematikan kesempatan. Dan waktu itu sendiri yang akan menghukum mu.
Dan jangan besok ...
Jangan menunda sampai besok, apa yang bisa kau lakukan hari ini. Dan karena waktu sangatlah berharga, jangan habiskan untuk sesuatu yang tidak berharga.
Isi hatimu adalah...
Suara mulut adalah lambang dari isi hati..
Tawakkal...
Tawakkal adalah mewakilkan apa yang telah kau ikhtiarkan kepada Allah. Lalu jika wakilmu adalah Allah dan kau pasrahkan segala sesuatu pada NYA, mengapa engkau masih ragu dengan keputusan NYA.
Tenang.. maka akan senang..
Lakukanlah sesuatu dengan indah dan cinta. Maka jika hasilnya pun tak seperti yang kau inginkan, akan tetap merasa senang.
Sebaliknya ...
Kita kadang ingat Tuhan bukan pada saat kita beribadah. Bukan dalam ibadah yang kita lakukan untuk NYA. Tapi justru saat kita berusaha menjauhi NYA.
Cobalah fokus !!
Perhatikan kedua perbedaan ini ;
Pertama; orang yang mengatakan: bahwa adanya Allah menunjukkan adanya alam, adalah orang yang mengenal hak dan meletakkan pada tempatnya. Ia menempatkan adanya sesuatu dari asal mulanya. Ia hebat !
Kedua; orang yang mengatakan: adanya alam karena adanya Allah. Orang ini belum sampai kepada NYA. Apakah Allah itu jauh sehingga adanya alam dapat menyampaikan kepadanya? orang sedemikian adalah sang pencari yang harus terus mencari !
Penderma ....
Dermawan itu adalah memberi tanpa diminta. Tanpa motivasi apapun dalam pemberiannya. Tak pernah mengecewakan yang diberi. Ia tak memberikan sesuatu yang ia sendiri tidak senang jika menerimanya.
Rubahlah !
Ketika kita meminta dan mengharap, isi dari harapan kita kadang lebih sempurna dari menghargai siapa yang akan memberi. Ketika kita berdoa kepada NYA, kita justru mengulang permintaan lebih banyak dari menyebut siapa yang akan Memberi (Allah). Tak terasa..tapi sering terjadi.
Bersahabatlah dengan etika ...
Kemungkinan..., engkau akan berbuat kekeliruan dan akan ditampakkan kepadamu sebagai kebaikan (dan kau sadari itu) . Oleh karena kau bersahabat dengan ia yang akhlaknya lebih rendah dari mu.
Matinya hati ...
Sebagian dari tanda matinya hati adalah, ketika ia tidak sedih ketika meninggalkan kebaikan juga tidak menyesal karena berbuat pelanggaran.
Penyakit pelangi ...
Apakah itu ? ia adalah Riya’, melakukan kebaikan dengan harapan ada yang melihatnya, dan memujimu. Mungkin engkau telah berusaha menghilangkannya, tapi ia akan kembali muncul dengan warna yang berbeda.
Hamba ...
Seseorang adalah hamba dari apa yang ia inginkan. Jika ia ingin Tuhan, ia hambanya Tuhan. Jika ia ingin terkenal, ia hambanya terkenal. Jika ingin kaya, ia hambanya harta.
Keterbatasan ....
Kalau kita benar-benar mengenal Tuhan, kita akan melihatnya dalam segala yang kita lihat.
(al hikam)
لا يتكلمون الا من اذن له الرحمن و قا ل صوا با
Mereka tidak dapat berkata apa-apa kecuali yang di izinkan oleh Ar Rahman dan berkata benar (tepat)
Nasehat itu butuh keihlasan, bukan pada fantasi suara ...
Seseorang dengan dengan gaya menasehati berkata; “mengapakah hati orang-orang sekarang tidak khusyu’ dan matapun tak mencucurkan air mata”
Muhammad bin wasi menjawab; “mungkin yang demikian adalah dirimu sendiri. Sebab bila nasehat itu keluar dari hati yang ikhlas pasti masuk ke hati. Sebaliknya jika hanya gubahan lidah dan fantasi belaka, maka hanya masuk telinga kanan dan keluar dari kiri”.
Nasehat itu ada dua...
Pertama, yang keluar karena luapan perasaan
Kedua, yang keluar karena ingin memberikan petunjuk
Dua-duanya benar, yang pertama diucapkan oleh ia yang masih berjalan menuju kebijaksanaan. Yang terakhir..., ia sudah bijak.
Indahkanlah dengan prilaku kita....
Jadilah penyampai yang sekaligus menjadi contoh. Orang lebih mudah memahami dan mengikuti contoh yang ditampilkan daripada yang disuarakan. Didik diri kita mengenal warna putih, jadilah putih, maka kita bisa memutihkan orang-orang.
Harmoni
Pikiran itu penerang hati, begitupun hati menjadi pelindung dari pikiran. Bila pikiran padam, hati tentu gelap. Dan bila hati menjauh, pikiran pun akan lemah.
Warnaisme
Warnailah...
Cerahkan hidup..
Mungkin kita ingin mengulang masa silam
Membenahi kesalahan yang kita sesali saat ini
Tapi..tentu tak bisa
Maka biarkanlah ia berlalu dengan warnanya
Mungkin kita ingin berada di masa nanti
Dengan harapan yang kita bangun sempurna saat ini
Memperbaiki kelemahan kita dan berharap lebih baik
Rasanya.. Juga tentu tak mungkin
Maka mari susun warnanya hari ini
Untuk dilihat hasilnya kelak
Warnamu..berbeda dengan warna-warna mereka
Menyamakannya... tentulah mustahil
Tapi menggabungkan pastilah iya dan bisa
Kau tidak harus menjadi mereka
Dan mereka tak harus sepertimu
Tapi kau bisa memahami mereka dari sudut mu
Dan mereka bisa mengerti dirimu
Dalam pandangan mereka
Ya...hidup itu memang pelangi
Pandangilah semua warnanya
Maka akan jelas rasa indahnya
Tuhan ...
Engkau telah menyebut diri MU dengan sifat belas kasih sejak sebelum adanya kelemahanku ini.
... Apakah kini engkau tolak diriku ini dengan sifat mu itu setelah nyata kelemahan dan kebutuhan ku ? ...
Tetaplah ....
Jangan merubah dirimu karena pujian. Tetaplah satu arah untuk mencari benar, dan bukan selalu menjadi pintar. Juga jangan berubah karena engkau di cela. Karena sudah tentu dirimu lebih baik dari ia yang mencelamu. Dan ketahuilah, ia hanya iri.
Pandangan tak terlihat ...
Syetan bisa melihatmu dari arah yang dirimu tak mampu melihatnya. Dan Allah melihat syetan dari arah yang setan sendiri tak bisa melihat NYA. Lalu kepada siapa lagi kita harus berlindung ?
Rendahkan suaramu ...
Jika engkau berucap, lakukan dengan tulus, karena itu akan lebih mudah dipahami. Suara keras boleh jadi bisa di dengar tapi belum tentu dimengerti. Maka rendahkanlah...dan lihat hasilnya.
Sebab-akibat ...
Apa yang engkau dapat setelah marah? tentu penyesalan. Apa yang menghantuimu selepas salah? juga penyesalan. Apakah dirimu salah melakukan itu? tidak ! kau hanya manusia. Juga karena dirimu tak akan mengerti apa itu benar jika tak tau apa itu salah.
Dan yang kau butuhkan “hanya”..perubahan.
Mensyukuri apa yang kita punya, adalah yang terbaik yang bisa kita lakukan saat ini

Al Hasan RA berkata;“siksa bagi orang alim adalah matinya hati. Ketika ditanya; bagaimana matinya hati itu ? ”
“ia menjawab; mencari dunia dengan menjual amal akhirat”Hak ..
Siapa yang benar-benar tahu isi hati seseorang. Tidak ada. Maka tidak pula yang benar-benar berhak untuk menghakimi orang lain.
Kewajiban ...
Engkau menuntut Tuhan mengabulkan hak dan harapanmu, sedangkan kewajiban mu pada NYA tak pernah benar-benar ikhlas.
Nilai kepantasan ...
Manusia tidak pantas disebut manusia jika hatinya mati. Dan hati tidak layak disebut hati jika didalamnya tak ada iman.
Semangat ...
Jadikan dirimu super hari ini, tiap kau bangun, tiap kau akan mulai bekerja, tiap menginginkan yang baik, tiap kau mencoba sukses.
Kecil itu tidak lemah
gajah Afrika hanya mampu mengangkat beban dengan proporsi 25% dari total berat badannya? Coba bandingkan dengan seekor kumbang badak (The rhinoceros beetle) mampu membawa beban sebanyak 850 kali dari total berat badannya! Dengan kata lain, secara proporsi berat badan, gajah masih kalah dengan manusia yang mampu mengangkat beban hingga 10 kali berat badannya, bahkan lebih. Masak kalah sama kumbang ??.. Gak lucu.
Tekun ...
Sebenarnya jika engkau tekun, kau tak perlu seorang pun untuk membimbingmu untuk menjadi tahu.
Tentang butuh mu ....
Naungan lah yang engkau butuhkan saat terik panas menghantam mu. Hanya air yang kau butuhkan saat dahaga meng-gersangkan tenggorokanmu. Dan cahaya... yang kau cari saat dirimu terperangkap dalam gelap. Apapun tidak akan menjadi berharga jika hidupmu masuk area tersulit, kecuali apa yang kau butuhkan.
Sebatas pandangan mu ....
Sebatas pandanganmu. ya..., kau akan menganggap baik sesuatu sebelum kau benar-benar mengetahuinya. Kau akan merasa tertarik pada sesuatu sebelum kau memilikinya. Setelahnya..biasa saja. Tak selalu indah seperti yang dibayangkan.
Kekaguman ...
Kagum itu bukan suatu keharusan, dan memang bukan. Tapi ia muncul begitu saja. Tak harus dengan rencana. Bahkan tak ada kagum yang direncanakan. Lalu apakah yang pernah membuatmu kagum ? maukah kau juga di kagumi ?. berusahalah kepada sesuatu yang orang menganggap kau tak bisa melakukannya.
Bahkan dirimu sendiri. Maka kau akan dikagumi-
----------------------------
Engkau tak bisa memiliki sesuatu hanya dengan mengharap nya
Lakukan yang seharusnya...
Sinari hidupmu dengan apa yang kau mampu melakukannya. Karena jika kau memaksakan yang sebaliknya, kau hanya membuat duniamu semakin gelap.
Indahnya kebersamaan ...
Paralelkan duniamu dan buatlah dunia yang lain merasakan keindahannya. Andai kau kesulitan, putuskan sambungannya dan lakukan perbaikan untuk mu. Jika senangmu kembali, sambungkan lagi.
Tafaahum...
Sebenarnya tak ada perbedaan. Yang ada hanyalah belum pahamnya kita satu dengan yang lain, dan itu bisa diatasi.
Keterbatasan...
Sesungguhnya tidak ada seseorang yang mengetahui segala sesuatu. Jika ada yang mengaku demikian, berarti dia mengambil peran TUHAN.
Kepuasan menerima...
Ketika hujan selalu mengguyur bumi, apa yang kau harapkan ? ya.., terang, walau sehari saja. Begitupun saat panas, yang kau ingin adalah hujan. Sebenarnya sederhana, apapun suasananya, nikmati saja.
Manakah yang kau pilih,
Bergerak untuk maju ?
Atau bergerak agar mundur ?
Jika maju, tataplah kedepan karena itu tujuan mu. Toleh kebelakang agar kau belajar dari sebelumnya.
Jika mundur, tataplah kebelakang agar kau tak jatuh lagi, dan tak penting kau toleh kedepan karena kau tak punya tujuan.
Jika dirimu mendengar kata “bahaya” apa yang kau lakukan ? penasaran lalu mencari kenapa disebut begitu? Atau langsung menghindarinya, karena kau tau pembuat kata lebih tau alasannya ?
Nilai dunia ...
Dunia terlalu indah untuk ditelantarkan. Walau juga terlalu sulit tuk dijadikan teman.
Pasti kembali ...
Kebaikan yang engkau keluarkan sepenuh hati, pastilah akan kembali kepadamu.
Harapan ..
Tuhan.. jadikan kami hamba MU yang tetap baik walau tak dibaiki...karena kami hanya mengharap kebaikan MU..yang kekal dan tak ternilai..
Mengharap rahmat dari MU..., Ya Allah,
Semoga huruf yang terangkai dalam bait tulisan ini, menjadi manfaat bagi ia yang mau merenungi
PHASE 2
Green Heart
….. Untuk mengerti sesuatu
anda perlu memahaminya…..
.......
...........
Mari lebarkan hati ini, untuk menerima nasehat yang menyejukkannya ...
Mari tegakkan hati ini, untuk menjalankan kebaikan-kebaikan yang memutihkannya ...
Mari jaga hati ini, dari hasutan, seruan, ajakan-ajakan yang menyesakkannya ...
Mari......hijaukan hati
.........
Membuka hati... jauh lebih sulit dibandingkan membuka mata. Maka ajaklah mata kita untuk menelusuri bait-bait tulisan ini, lalu tuntunlah hati untuk memahaminya..
---------------------------------------------------
Ë Luaskan hatimu serasa danau
Suatu waktu, seorang pemuda ingin mendatangi seorang kakek yang dikenal sebagai juru penenang hati (begitu kata penduduk setempat…). Pemuda itu harus melewati sawah, menyeberang sungai, menaiki bukit hingga akhirnya..sampailah ia di sebuah gubuk indah yang diapit sungai dan danau. Si pemuda lalu menemui sang kakek, mengutarakan keluh hatinya, masalah-masalah yang melingkari hidupnya. Setelah usai berkisah, sang kakek lalu mengambil gelas dan segenggam garam. Dimasukkannya garam ke air dalam gelas lalu diaduknya. “minumlah !” suruh kakek itu. Setelah diminum si pemuda mengernyitkan dahi “pahit kek…!!”. Kakek itu tersenyum. Lalu diajaknya pemuda itu ke danau samping rumahnya. Diambilnya garam segenggam. Lalu ditaburkan ke danau. Kakek lalu mengambil air danau dengan sebuah gelas. “minumlah !”. pemuda lalu meneguk air itu “segar kek…”. “terasakah asin-pahitnya garam ??”. “sama sekali tidak kek”. Baik .. maka dengarkan saya ; “masalah...., setiap manusia akan mengalaminya. Maka Jika hatimu selebar gelas.. masalah apapun yang kau alami akan terasa berat. Walaupun itu kecil. Tapi jika hatimu seluas danau…sebesar apapun masalahmu akan terasa ringan. serasa lebih sederhana. Bahkan mungkin, hampir tidak terasa…”
Ë Kembangkan Layar Semangat
Engkau...adalah perahu yang besar dan kokoh. Dan semangat mu adalah layar yang terkembang tegak dan kuat. Maka berlayarlah untuk mencapai pulau harapan yang bernama cita-cita. Karena disana engkau akan menemukan tujuan sejati dari hidupmu. Jika nanti dalam pelayaranmu kau temui badai, ombak, angin dan halangan. Janganlah takut ! jangan mundur ! Maju dan terus maju. Karena jikapun mati, kau akan diingat sebagai pejuang. Tapi jika mundur, maka ikhlaskan dirimu untuk diingat sebagai pengecut.
----------------------------------------------------------------------
Dalam keadaan normal telur ayam dapat tetap segar selama satu minggu. Namun saat musim kemarau, sulit menyimpan telur agar tetap segar. Para peneliti dari Usavela State University menemukan cara mengatasi masalah tersebut tanpa mempengaruhi rasa dan mutunya. Penelitian mereka menunjukkan bahwa memulas bagian luar telur dengan minyak kelapa menyebabkan telur tetap segar selama 4 minggu. Boleh dicoba..
----------------------------------------------------------------------------------
Ë Penyadaran yang terlambat ...
Ada kebaikan dalam tiap peristiwa yang kita alami. hanya mungkin, kita terlambat menyadarinya. Kita sering kali mengeluhi kejadian yang tidak mengenakkan, lalu kita dekati Tuhan. Namun kala hati riang karena peristiwa menyenangkan menghampiri kita, kita lupakan DIA. Maka benarlah adanya..bahwa Tuhan tidak selalu memberikan apa yang kita ingin, tapi DIA.., memberikan apa yang kita butuhkan. Dan andaikata pun DIA tak memberi apa yang kita butuhkan..maka yakinkan hati kita bahwa DIA hanya ingin tahu, apa kita termasuk hamba-hambanya yang sabar.
Ë Tafakkur..
Berfikir dan merenung, adalah hal yang harus kita luangkan dalam menit di hari-hari kita. Meresapi apa yang telah kita lakukan dan meyusun apa yang harus kita lakukan. Menyesali kesalahan yang telah kita perbuat dan dan berusaha menambah kebaikan-kebaikan untuk selanjutnya. Mensyukuri nikmat yang kita peroleh dan merangkai rencana untuk kedepan yang lebih baik.
Ë Permudahlah ! maka akan mudah...
Yassiru...wala tu’assiru...
Permudahlah..dan jangan dipersulit....
Hal terbaik yang bisa kita lakukan kala dirundung beban masalah adalah, menyederhanakannya. Membuatnya terasa ringan dan mudah. Mungkin terasa mustahil jika anda belum mencoba. Maka cobalah !!. Tapi jika anda sudah mencoba dan masih terasa berat, itu berarti anda memang benar-benar menyukai hal-hal rumit dan tidak mau membuatnya mudah.
----------------------------------------------------------------------
Daya matahari adalah 10 pangkat 26 watt [sangat terang dan sangat panas]. Besarnya 1.250.000 kali dari besar bumi. Maka jika nanti di hari kiamat letak matahari hanya ukuran satu jari dari kepala kita. Bagaimana rasanya ?...
Ë Bodoh..atau cerdas.. ??
Sebenarnya kita sangat tahu istilah ini bahwa orang bodoh adalah orang yang tidak tahu dan orang cerdas adalah orang yang tahu. Tapi saya ajak anda untuk sedikit merenungi perbedaan dibawah ini;
Orang bodoh sering berbicara semaunya karena memang dia tidak berilmu dan orang cerdas sering berbicara semaunya karena dia merasa tahu
Orang bodoh kadang menyepelekan sesuatu karena memang dia tidak mengerti dan orang cerdas kadang menyepelekan sesuatu justru karena dia mengetahuinya
Orang bodoh suka berdebat karena memang dia tidak tahu dan orang cerdas suka berdebat karena dia merasa pintar.
Orang bodoh tidak suka dinasehati orang karena memang dia bodoh dan orang cerdas tidak suka dinasehati orang karena dia merasa sudah benar.
Lalu...siapakah yang benar-benar bodoh.hem.....
Ë Sepertiga Malam..
Tahajjud....,
Ya.. ! kumandang mesjid memanggil-manggil saat jarum waktu menunjukkan angka 2 malam. Ada kearifan di dalam malam, karena saat hening permintaan akan mudah tersampaikan. Begitu indahnya sampai-sampai malaikat membuka gerbang langit bagi mereka yang menengadahkan tangan untuk memohon. Hanya antara kita dan penguasa langit. Layaknya kita bercakap-cakap, hanya antara kita dan lawan bicara. Mudah didengar dan sangat jelas.
----------------------------------------------------------------------
Anda tahu binatang apa yang termalas didunia hewan? Dialah koala. Binatang ini bisa tidur sampai 18 jam setiap harinya. Waww !! artinya dia hanya membuka mata selama 6 jam. Eittt...ada tapinya. Binatang ini dapat bergerak cepat diatas pohon. Ia mampu melompati jarak 1 meter hanya dengan sekali lompatan. Hayo..merasa mirip dia ?
----------------------------------------------------------------------
Ë Antara Al-qur’an, Novel dan Sinetron..
Kemanakah kita selepas sholat isya’..? mungkin ada yang tidur karena penat sehari bekerja. Mungkin pula bercengkerama dengan keluarga. Dan sangat mungkin, anda sudah duduk istiqomah didepan televisi untuk melanjutkan sinetron yang terputus kemarin. Karena itu bisa dipastikan TV kita selalu bening karena setiap waktu diperhatikan. Lalu...bagaimana Qur’an kita? Apakah sudah lusuh?berdebu?sudah berapa hari tak kita sentuh? atau mungkin anda sudah lupa dimana anda meletakkannya...?. Kenapa kita sanggup berjam-jam dengan sinetron, dengan komik, buku cerita tapi kita kadang letih setengah jam dengan Qur’an ? Kenapa kita menangis dengan kisah fana sinetron dan film dan novel-novel kita tapi kita tak pernah meneteskan air mata karena membaca ayat-ayat Tuhan ? Kita sering lupa waktu memandang televisi tapi kita sering melihat jam kalau sudah mengaji. Kita begitu semangat dengan buku-buku kita tapi kita sering mengantuk ketika membaca Qur’an.
Jika anda membenarkan tulisan ini, maka anda berhak dan pantas untuk menyalahkan diri sendiri. Tapi jika tidak, maka berbahagialah..karena anda termasuk golongan yang akan dijamin surga..
----------------------------------------------------------------------
Beberapa hal tentang Al Qur’an;
· Al Qur’an diturunkan selama 22 tahun 2 bulan 22 hari
· Cara yang baik membaca Qur’an adalah menghadap Qiblat
· Banyak orang membaca Qur’an dan Qur’an sendiri malah melaknatnya (kenapa? Karena mereka membacanya asal-asalan)
· Qur’an adalah kitab yang suci, diturunkan dari tempat yang suci (Baitul Izzah) diturunkan kepada Nabi yang suci (Nabi Muhammad adalah ma’shum atau bersih dari dosa) dan hanya boleh dibaca oleh orang-orang yang suci (orang yang punya wudhu’), serta harus ditempatkan ditempat yang suci.
PHASE 3
Hatiku..
Rumah ku...
bangunlah ia dengan Iman sebagai pondasi..
Amal baik sebagai penyangga...
Dan..
Kearifan sebagai atap...
ada daging yang besarnya segenggam yang menentukan hidupmu. Jika baik ia, maka baiklah amalmu. Jika jelek ia, maka buruk lah amalmu..
...Ia...hatimu
----------------------------------------------------------------------
Ë Iman..sebagai pondasinya...
Akan tenanglah seseorang jika hatinya dikokohkan dengan iman. Iman adalah pencerah dalam hati yang gelap. Iman adalah penunjuk dalam ketersesatan. Iman adalah penolong dalam ketakutan, kekhawatiran. Dengan iman....akan terasa kokohlah hati...
Ë Amal baik...sebagai penyangganya...
Tidak akan sempurna Iman seseorang jika amal-amalnya masih belum baik. Seseorang yang bijak dalam bertutur belum pasti bijak dalam bertindak. Belum tentu orang yang luas keilmuannya akan menjadi orang yang cerdas dalam bersikap. Ada kerelatifan dalam setiap hal. Tapi bisa dipastikan, orang yang baik imannya akan mampu menjadi orang yang yang bijak dalam bertutur, bijak dalam bertindak serta cerdas dalam bersikap. Dan orang yang baik amal-amalnya, pastilah orang beriman....
Ë Kearifan...sebagai Atapnya..
Menjadi bijkasana, adalah hal yang harus diusahakan. Para pembijak adalah orang-orang yang telah melewati rentang waktu hidupnya dengan pengalaman-pengalaman. Dan pengalaman itulah yang menuntunnya menjadi bijaksana.
-----------------------------------------
Kenal dengan Kubilai Khan? Yups, dialah kaisar Mongolia yang sangat kejam. Hebatnya, dia memiliki sisi toleransi yang sangat tinggi. Percaya tidak, Kubilai Khan adalah tokoh pemimpin dunia pertama yang menyatakan bahwa hari-hari besar agama Buddha, Kristen, Yahudi, dan Islam dijadikan sebagai hari libur resmi kenegaraan. Asal tahu saja, Kubilai Khan adalah cucu dari Genghis Khan yang sangat legendaris itu yang memiliki kekuasaan yang merentang dari perbatasan Eropa, Timur Tengah, hingga hampir seluruh Asia Timur pada abad ke-13.
Nah...jika orang kejam saja bisa menghargai agama, bukankah “orang baik” juga bisa ?....
PHASE 4
Ummi....
إغفر أممى ياألله
Lindungilah Ia...
Siapakah ia..yang kau jadikan perutnya sebagai tempat berlindung kala belum lahir....
Ibuku...
Siapakah ia...yang melindungimu selama 9 bulan, dengan sakit, tidur tak tentu, makan tak enak, bahkan rela tak melakukan apapun hanya untuk menjagamu..
Ibuku...
Siapakah ia..yang dengan penuh perjuangan melahirkanmu, dan menginginkanmu selamat sampai melihat dunia walaupun itu harus tergantikan dengan nyawanya sendiri....
Ibuku....
Siapakah ia..
Ia..yang selalu bangun kala tangismu memecah malam..
Ibuku...
Siapakah ia...yang selalu kau buat menangis karena kenakalan mu... karena egoismu.. karena sikap semaumu.., ia yang kau selalu buat bersedih karena tak sanggup menuruti apa yang kau minta padahal jika ada..jika ada.. akan ia..beri,untuk sayangnya padamu...
Ibuku....
Ibu...maafkan...
Maafkan...
Ë Cintanya....
Tak terhitung...tak terjangkau...
Engkau tak perlu meragukan seberapa luas, seberapa besar, seberapa tinggi cinta ibu padamu...tak ada yang alat bisa menghitungnya. Keikhlasan cintanya padamu melampui keikhlasan dirimu mencintainya. Perlindungannya terhadapmu.. jauh melebihi perlindunganmu terhadapnya. Jauh....
Maka tak perlu engkau ragukan itu...
Ë Perjuangannya...
Tuhan menitipkan mu 9 bulan dalam rahimnya..tidak mudah, tidak mengenakkan, tapi ibu bahagia dengan kedatangan mu. Melahirkan mu juga bukan hal yang mudah, butuh perjuangan untuk menyelamatkanmu dengan nafasmu sampai ke dunia. Bahkan kalau harus memilih, ia akan bilang “selamatkan anakku dulu...”.
Ë Pengorbanannya...
Engkau akan ingat betul saat ibumu meminjam uangmu.. lalu kau menagihnya. Tapi ibu..tidak akan mengungkit jutaan kebaikan yang ia berikan padamu mulai kau masih janin...sampai kapanpun...
Ë Tangisnya...
Kau tahu kapan ibumu menangis untukmu ?...yang tidak terlihat lebih banyak daripada yang terlihat. Kau tau kenapa ibumu menangis ?...bukan hanya karena apa yang engkau lakukan padanya...
Lebih dari itu??...karena ia menyayangimu...
Ibu.. tidak meneteskan air mata untuk dirinya sendiri, tapi air mata itu untukmu...
Ë Doanya...
YA ALLAH YA ‘ALIM...
Jadikanlah anakku termasuk dari hamba-hambu yang ENGKAU ridhoi, ENGKAU lindungi, ENGKAU kasihi...
YA ALLAH YA GHAFFAR...
Sadarkan dan ampuni kesalahan anakku, karena ia belum mengerti atas apa yang ia lakukan...mohon bimbinglah ia..
YA ALLAH RAHMAN...
Sayangilah anakku...berkahilah dia dengan ilmu dan iman..
AMIN.....
Lalu....doamu untuk IBU ?
PHASE 5
Hidup
Hidup adalah hidup....
Maka, teruslah hidup .....
Jika karena berbuat benar engkau akan dibenci dan dihindari, tetaplah berbuat benar...
Jika karena jujur, engkau akan dimusuhi dan dicaci, tetaplah jujur...
Jika karena rajin, engkau akan dianggap sok pintar dan sombong, tetaplah rajin...
Dan....
Jika karena bersedih, engkau menangis...lalu banyak orang yang mengaggapmu cengeng dan lemah....tetaplah menangis...
Ë Jadilah aktif…hindari pasif…
Jangan selalu jadi penerima, berusahalah untuk jadi pemberi. Jadilah penghasil, bukan pemakai. Jadilah orang yang senang membantu, jangan selalu senang dibantu. jadilah orang yang mencari, bukan orang yang selalu mengharap. Jadilah pemimpin, bukan pengekor. Jadilah penemu, bukan pengaku. Jadilah yang mencerdaskan, bukan yang selalu dicerdaskan. Jadilah aktif..bukan pasif...
Ë Penyakit itu bernama..Putus asa….
Jika kau lelah dengan masalah-masalahmu. Jika kau penat dengan tugas-tugasmu. Jika kau letih dengan kewajiban-kewajibanmu. Dan jika kau merasa tak sanggup untuk menuntaskannya…diamlah sejenak, istirahatkan hati, pikiran dan badan mu..jangan masukkan kata menyerah dalam alam pikirmu..karena itu akan mengendorkan urat semangatmu. Berjuanglah ! semangat lah !
Ë Niat..sebagai awal..
Jika seorang pelari bisa berlari kencang, tentulah dia sudah melewati langkah pertama. Dan langkah pertama hanya bisa dilakukan oleh orang yang mempunyai niat untuk melangkah. Dan niat..hanya akan terbangun dari jiwa-jiwa insan yang tak berhati beku. Tidak ada orang sukses yang instan, cerdas yang instan. Semuanya harus melewati jembatan yang bernama proses hidup. Dan untuk memulai prosesi itu..anda harus membangunnya dengan niat.
Ë Air = Manusia…
Air..., Suatu waktu, ia bisa sangat bermanfaat bagi yang membutuhkannya. Ia bisa menjadi pelepas dahaga kala haus, menjadi penyejuk badan kala panas, pendingin tumbuhan kala gersang. Dan suatu waktu…. ia bisa jadi bencana bagi siapapun yang dekat dengannya. Ia merubah bentuknya menjadi banjir, menjadi tsunami..dan menjadi apapun yang bisa merusak.
Tapi apapun bentuknya, air tetaplah air..,
Dan….,apapun bentuk manusia..ia tetaplah seorang manusia.
------------------------------------------------
Air ketika dibacakan ayat Al Qur’an atau doa ternyata mengkristal. Kristalisasi air mungkin pengaruh dari bacaan-bacaan tersebut. Hal ini diakui oleh beberapa tokoh agama dan didukung oleh para peneliti (yang kalau tidak salah;dari jepang). Terlepas dari apakah itu benar atau tidak secara ilmiah, tidak ada salahnya dong... anda membaca bismillah sebelum minum... (dan untuk semua pekerjaan baik tentunya....sob !)
Ë Naluri Kebahagian….
Untuk menjadi bahagia, tidaklah harus kita kaya. Karena menjadi kayapun belum tentu bisa bahagia. Untuk menjadi bahagia..tidaklah harus kita sukses, karena saat sukses pun belum tentu kita bisa menikmati kebahagiaan. Untuk menjadi bahagia, cukuplah dengan naluri kebahagiaan. Jika Anda ingin bahagia…? ya..bahagia saja..tak usah diperumit.
Ë Hidup…
Hidup itu misteri, maka telusurilah. Hidup itu cinta, maka cintailah. Hidup itu masalah, maka tuntaskanlah. Hidup itu perjalanan, maka laluilah. Hidup itu kebanggaan, maka berbanggalah. Hidup itu indah, maka nikmatilah. Hidup itu perjuangan, maka berjuanglah. Hidup itu perubahan, maka berubahlah. Hidup itu hidup….maka teruslah hidup.
Ë If You want to be big, think big….
Jika anda ingin jadi besar..berfikirlah besar. Karena tak ada orang besar dan sukses berfikir mini. Kembangkan alam pikir kita ke zona yang menghebatkan kita. Jika anda pernah bangga pada orang lain, kenapa anda tidak bangga pada diri sendiri. Bukan membanggakan diri yang menyombongkan, tapi bagaimana kita menghargai baik diri sendiri sebagaimana kita menghargai baik orang lain. Jika anda terkagum-kagum melihat kehebatan orang, bukankah anda bisa melakukan hal yang sama dengannya?
everything is possible…
Ë Minimkan kata “Seandainya….”
Tidak ada salahnya orang bermimpi, karena dengan impian seseorang akan tersemangati untuk berubah. Tapi jika kita hanya berputar-putar dengan pikiran..seandainya..dan tidak berdiri untuk berjalan, kita sama saja mengharap sesuatu dengan tiba-tiba. Maka, Berkeringatlah…dan lihatlah hasilnya…
---------------------------------------------------------
Jangan berkata “seandainya...”, karena kata “seandainya...” adalah perbuatan syetan...(Hadis)
Ë Kenang Kisah ...
Waktu saya kecil..seorang teman saya usil dan saya bilang ke dia;
“jangan lakukan itu, dosa....”
Dia malah tanya; “apa warnanya dosa....??!!”
“Hitam !” jawab saya dengan lugu
“kalau pahala putih..”tambah saya
Terdengar aneh, tapi tetap saja lucu.haha...anak kecil. Bahkan sampai sekarang pun saya masih sering dengar pertanyaan semacam itu. Tapi mari kita perjelas untuk mencari kemungkinan yang bisa dibenarkan (maksa...!).
Hitam..identik dengan gelap dan menakutkan. Orang yang jahat akan dibilang “hitam hatinya”, untuk menandakan bahwa dia bersalah. Bersalah sudah tentu berdosa to.., lalu orang yang hatinya gelap berarti ia sulit mendapatkan kebaikan.
Lalu... putih, putih itu terang. Makanya orang sholat lebih suka memakai putih, pakaian ihram waktu haji, putih. Mukena untuk sholat, putih. Dan seterusnya. Putih identik dengan kesucian..dan pahala itu adalah balasan dari orang-orang yang berbuat benar dan suci. Orang-orang ini bersih hatinya..
Anda boleh lewati tulisan ini. Hanya mengingat masa kecil... !
Ë Berbatas...
Kenapa langit terlihat berwarna biru..., karena jarak pandang mata kita terbatas. Andaikata kata anda punya sayap dan terbang ke langit..anda tidak akan melihat biru itu. Apakah semua yang diciptakan itu berbatas ? iya ! apakah keterbatasan itu juga berlaku pada manusia ? pasti ! jadi keinginan kita berbatas ? iya ! umur kita ? tentu ! kebaikan kita ? pikirkan sendiri...
Yang tak terbatas jelas hanya Tuhan. Yang berhak angkuh..hanya Tuhan. Yang berhak sombong hanya Tuhan..Dia berhak untuk segala-galanya dan untuk apapun...
Kenapa?!....
Karena Tuhan tak berbatas..
Menjemput Kebahagiaan .....
Menciptakan rasa bahagia sebenarnya tidak perlu mahal. Jika anda ingin bahagia, bahagia saja. Kadang untuk mendapatkan rasa senang kita menebusnya dengan cara apapun. Padahal ia hanya sesaat, setelah kita miliki, maka berlalu begitu saja. Lalu kita justru ingin mendapatkan kesenangan dalam bentuk lainnya. Gelombang kesenangan ini sebenarnya beraturan; di dapat, lalu dinikmati, selanjutnya dilupakan, cari lagi, dapat, dinikmati, lupakan..begitu seterusnya. Lalu apa yang harus kita lakukan ? yang terbaik adalah, nikmatilah tempe dan tahu yang ada di depan kita. Jangan meng-khayal ayam yang tak di hidangkan.
Selalu ada ujung dari setiap perjalanan. Kita berjalan juga pastilah -dan pastikan- mempunyai tujuan, walau kadang mungkin tujuan tidak selalu terpikir saat pertama kali melangkah. Dan walau mungkin, kita berjalan melalui arah yang yang tak sesuai keinginan. Tapi tujuan kita sama, sama-sama ingin mencapai tujuan itu, tujuan yang kita mau. Dalam tiap-tiap langkah melalui jalan itu, adalah pasti tak selalu mulus, dan sangat mungkin tak selalu berbatu. Apapun resikonya, itulah jalan kita. Lalui saja.
Let’s G0.....
Pernah terfikir bahwa apalah guna nafas jika hidup terus-menerus begini ? apalah guna teman jika akhirnya kita dibiarkan terlunta-lunta? Apalah guna harta jika yang kita inginkan sudah tak ada lagi ? apalah guna bersaudara jika akhirnya orang lain yang lebih peka pada kita ?. se minus-minimalisnya kita berfikir itu mungkin hanya cara berfikir kita. Fakta yang terjadi mungkin 20%, sisanya adalah hasil rekayasa yang dilebihkan sebagai imbas ketidak sukaan kita pada hal itu, hal yang kita alami. Maka, menarik kesimpulan secara acak dalam masalah kita sangat tidak di anjurkan. Hidup bukan quiz acak kata. Ia butuh perhatian lebih agar yang rumit terlihat lebih simple. Sebagaimana jika anda diperhatikan orang maka beban terasa lebih mudah. Sungguh menggelikan jika kita kemudian putus asa. Pasukan elite angkatan laut Amerika Navy Seal, dalam latihannya, kaki dan tangan calon prajurit di ikat lalu diceburkan di air. Jika mereka pasrah, jelas mati. Tapi mereka gigih-giat untuk lepas. Ada yang berhasil tepat waktu ada juga yang belum. Tapi selambat-lambatnya mereka melepas diri itu lebih baik daripada mati sia-sia.
Selemah-lambannya anda meniti jalan hidup, itu lebih arif daripada hanya menikmati kesenangan dalam dunia samar dan fantasi.
Kesenangan akan mengantarkan anda jadi pribadi penikmat, keperihan akan mendidik anda menjadi pribadi pensyukur.
Kala kita menikmati kita akan tersusupi rasa ketakutan kehilangan, saat kita mensykuri, kita akan menyadari ada dan tiadanya adalah Haq Allah..
Kolom Putih
[berikan kepada teman anda untuk mengisinya tentang anda]
Apa keburukan ku ? ...
1.
2.
3.
Apa yang baik dariku ? ...
1.
2.
* [ jalani hidup anda dengan sedikit perubahan. Kurangi keburukan yang tertulis diatas. Jika teman anda merasa anda sudah berubah lebih baik..coretlah ! dan untuk kebaikan anda..lakukan lebih baik dari apa yang tertulis ]
Tips mengurangi stress
Ü Jika kepala anda mulai terasa panas karena banyak mikir.. ambillah wudhu’...siramlah kepala dengan air..dinginkan !!
Ü Ungkapkan isi hati anda, keluhan anda, uneg-uneg, masalah anda. Tulis saja.. dalam secarik kertas. jika sudah. Buanglah kertas atau sobek lah kertas itu dengan harapan emosi anda juga akan lebih baik.
Ü Carilah suasana terbuka, yang berangin, atau bisa yang luas. Hiruplah nafas dalam-dalam..masukkan semua masalah anda dalam hirupan itu...lalu lepas....hirup lagi...lepas....
Ü Sampaikan isi hati anda pada teman, saudara, atau siapapun yang anda percaya..cara ini efektif. Tapi untuk jaga-jaga jangan keluarkan masalah yang terlalu pribadi. Bisa jadi yang kita curhati belum bisa menjaga kerahasiaan..kan jadi menyebar.
.............Akhir ............
Hari kemarin adalah sejarah...
Hari esok adalah misteri...
Tapi hari ini adalah anugerah...
Yang kita punya adalah hari ini, karena kemarin sudah menjadi kenangan dan besok masih belum terjadi. Manfaatkan lah hari ini....
Jangan menunda waktu untuk menjadi baik dan jangan pernah ikhlas untuk menjadi orang yang tidak baik. Tidak ada kata terlambat untuk berubah. Karena melakukan perubahan adalah keharusan..
Maka berubahlah....
Jangan takut untuk memulai sesuatu yang baik. Dan jangan pernah menunggu untuk dibaiki orang. Mulailah dari dirimu...
Dan...mulailah berbuat baik....
Berbicara prinsip, tirulah sebongkah batu besar yang berada ditengah arus deras. Dia kuat...
Tapi berbicara selera, contohlah air yang mengalir tenang. Dia bijak..
---------------------
Dibawah Langit Tuhan
23 April 2011
Masrur Ratib